Ini Kata Dedi Mulyadi tentang Wacana Pemilu Proporsional Tertutup

- Kamis, 5 Januari 2023 | 18:14 WIB
Dedi Mulyadi anggota DPR RI (Instagram)
Dedi Mulyadi anggota DPR RI (Instagram)

Libernesia.com - Penerapan proporsional tertutup yang akan menjadi sistem pemilu serentak tahun 2024 kini tengah mengemuka. Atas hal itu, Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyampaikan pendapatnya tentang hal itu.

Dedi menilai sistem pemilu proporsional tertutup adalah sebuah pertanda kemunduran dalam perjalanan demokrasi di Indonesia.

Menurut dia, sistem pemilu paling ideal untuk mematangkan proses demokrasi di Indonesia adalah proporsional terbuka yang merupakan kompromi antara proporsional tertutup dan distrik.

Baca Juga: Ingatkan ASN Tidak Berpolitik Praktis, Pj Bupati Bekasi: Ada Sanksi yang Menanti

“Sistem proporsional terbuka ada dialektika demokrasi yang mencerminkan keterwakilan partai dan masyarakat. Sehingga sistem itu yang ideal dalam proses pematangan demokrasi di Indonesia sehingga kita akan masuk pada pematangan politik menuju sistem distrik murni,” ujarnya.

Sebaliknya, untuk wacana kembali ke sistem proporsional tertutup justru merupakan sebuah kemunduran dalam perjalanan demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: Menutup Tahun 2022, Pupuk Kujang Catatkan Kinerja Positif di Berbagai Bidang

“Wacana kembali ke sistem proporsional tertutup merupakan kemunduran dalam kedewasaan kemunduran berdemokrasi sehingga publik kehilangan keterwakilannya dan partai memiliki otorisasi menentukan anggota legislatif berdasarkan kehendak pimpinan partainya. Sehingga oligarki politik akan tumbuh dengan kuat dalam sistem proporsional tertutup,” ucapnya.

Hal tersebut, kata Dedi, berimplikasi pada minat masyarakat untuk datang ke TPS akan mengalami penurunan tajam. Sebab masyarakat merasa kehilangan keterwakilannya.***

Halaman:

Editor: A. Mahendra

Tags

Terkini

Meitri Mundur, Hanura Karawang Siap Gelar Muscablub

Rabu, 14 Desember 2022 | 19:26 WIB

27 DPC Demokrat Se-Jawa Barat Akan Dilantik AHY

Sabtu, 19 November 2022 | 17:08 WIB
X