• Kamis, 30 Juni 2022

Nasib Nasabah Asuransi Bumiputera Terkatung-katung

- Selasa, 17 Mei 2022 | 10:04 WIB
LBH Fox Navi advokasi kasus nasabah Bumiputera
LBH Fox Navi advokasi kasus nasabah Bumiputera

Libernesia.com - Kasus skandal Asuransi Bumiputera belum menemukan titik temu hingga saat ini. Nasib nasabah Asuransi tertua itu terkatung-katung dan tidak ada kejelasan.

Salah seorang nasabah asuransi Bumiputera warga Kabupaten Karawang Dede merasa kecewa karena klaim asuransi jiwanya tidak kunjung mendapatkan kepastian kapan akan dicairkan. Padahal pengajuan klaim sudah dari pertengahan tahun 2019 dan sudah lengkap semuanya.

Hal itu disampaikan kuasa hukum Dede dari
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fox Navi
Andhika Kharisma, S.H., dalam keterangan tertulisnya, Senin 16 Mei 2022 di Kantor LBH Fox Navi di Rawagabus RT. 01 RW. 06 Kelurahan Adiarsa Timur Kecamatan Karawang Karawang Timur Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Baca Juga: Polres Karawang Ungkap Misteri Kematian Bocah 14 Tahun yang Gantung Diri di Jembatan KIIC


"Klient kami yang merupakan nasabah dari asuransi Bumiputera sudah mengajukan klaim dari tanggal 12 Juni 2019 lalu senilai Rp500 juta, namun hingga saat ini belum mendapatkan kejelasan mengenai kapan akan dibayarkan. Pihak Bumiputera juga pernah menjanjikan akan membayar setengahnya dulu, namun itu pun tidak ditepati," ungkap Andhika di Kantor LBH Fox Navi.

Lanjut Andhika, kami sudah mendatangi Kantor Cabang Bumiputera Karawang namun menurut management Bumiputera Cabang Karawang, mengenai klaim asuransi bukan lagi kewenangan Cabang tapi menjadi kewenangan kantor pusat.

Tidak sampai disitu, lanjut Andhika, kami pun mendatangi kantor pusat Bumiputera namun hanya dilayani sekuriti. Setelah kami menghubungi pihak direksi Bumiputera, pengajuan klaim merupakan kewenangan wilayah. Kami jelas kecewa karena kami merasa di pingpong.

Baca Juga: Hindari Terjadinya Calo Jabatan, Bupati Cellica Lakukan Mutasi dan Rotasi Jabatan Sedikit Sedikit

"Kami masih menunggu maksimal dua bulan, kalau setelah dua bulan tidak kunjung dicairkan maka akan kami akan melakukan upaya hukum. Kami akan menggugat Bumiputera senilai 1 miliar rupiah karena klient kami sudah dirugikan baik secara materil maupun in materil," paparnya.

Halaman:

Editor: Nurdin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Berikan Tips Mudik yang Aman dan Sehat

Sabtu, 23 April 2022 | 21:48 WIB
X