• Senin, 26 September 2022

Dharma Pertiwi dan BKKBN Tinjau Keluarga Berisiko Stunting di Jabar

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:36 WIB
Dharma Pertiwi dan BKKBN Tinjau Keluarga Berisiko Stunting di Jabar
Dharma Pertiwi dan BKKBN Tinjau Keluarga Berisiko Stunting di Jabar

Libernesia.com - Ketua Umum Dharma Pertiwi Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati (Hetty) Andika Perkasa meninjau keluarga-keluarga berisiko stunting yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Aksi itu dilakukan sehari setelah penandatanganan Nota Kesepahaman, Selasa (09/08).

Peninjauan yang dipusatkan di Markas Komando Distrik Militer 0618/BS Kota Bandung itu sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kepala BKKBN Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo,Sp. OG (K) dengan Ketua Umum Dharma Pertiwi Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati (Hetty) Andika Perkasa dan disaksikan langsung Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin (08/08/2022).

Baca Juga: Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Korban Pencabulan, Ini Kata Kapolres Karawang

Penandatanganan dalam acara Kick Off Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting dengan tema Kolaborasi Demi Anak Negeri untuk Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju.

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Wahidin mengatakan, kolaborasi BKKBN dengan TNI merupakan strategi yang tepat dalam rangka pencapaian target Jabar Zero New Stunting seperti amanah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Baca Juga: Parah...! Sudah Setengah Tahun Berjalan, DPRD Karawang Baru Selesaikan Satu Raperda

"Sejalan dengan visi Gubernur Jawa Barat yakni Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Kolaborasi, menjadi kata kunci dalam kegiatan ini. Saya yakin strategi kolaborasi ini akan berhasil sebab TNI sendiri memiliki jajaran yang luas (hingga masuk ke dalam lapisan masyarakat desa) seperti Babinsa. Ketika mereka telah teredukasi (mengenai stunting), ilmu tersebut akan diteruskan kepada masyarakat binaannya. Di situlah letak pentingnya kolaborasi," katanya.

Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, prevalensi stunting di Jawa Barat sedikit di atas angka rata-rata nasional, yakni mencapai angka 24,5%.***

Editor: A. Mahendra

Sumber: BKKBN

Tags

Terkini

6 Cara untuk Mengurangi Perasaan Cemas

Rabu, 20 April 2022 | 00:55 WIB

Pemdes Sukaringin Gelar Vaksinasi Booster

Kamis, 10 Maret 2022 | 22:19 WIB
X