• Selasa, 6 Desember 2022

Curiga Dengan Pagu Anggaran Proyek PL Yang Tak Rasional, LMP Jabar Desak BPK Dan APH Turun Tangan

- Selasa, 8 November 2022 | 16:55 WIB
H. Awandi Siroj Ketua LMP Jabar
H. Awandi Siroj Ketua LMP Jabar

Libernesia.com - Laskar Merah Putih (LMP) Jawa Barat meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat untuk turun tangan periksa dugaan permainan proyek penunjukan langsung (PL) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang.

H. Awandi Siroj Ketua LMP Mada Jabar, mempertanyakan banyaknya nilai pagu anggaran proyek Penunjukan Langsung (PL) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang yang janggal.

Pihaknya menilai, bahwa pagu proyek PL di Dinas PUPR Karawang diduga banyak yang tidak rasional? Sebab untuk ketentuannya dibawah Rp 200 juta, yaitu diangka Rp 198 juta. Tapi kenyataannya, banyak ditemukan pada proyek PL yang nilai pagu anggarannya hanya Rp 188 juta.

Untuk itu, dirinya perlu mempertanyakan kepada Kepala Dinas PUPR Karawang selaku Pengguna Anggatan (PA), yang memiliki kewenangan dalam hal Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), membuata Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Selain itu, PA juga memiliki kewenangan melaksanakan anggaran di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipimpinnya.

Baca Juga: Wartawan Karawang Demo Polisi, Pertanyakan Kenapa Tersangka Belum Ditahan

"Dimana atas dasar - dasar kewenangan tersebut, PA lah yang menentukan pagu anggaran dalam setiap kebutuhan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya. Sehingga perlu saya pertanyakan, kenapa nilai pagu anggaran pada Dinas PUPR Karawang tidak sebagai mana mestinya? Bisa dikatakan menyusut atau berkurang," kata H. Awandi Siroj, Selasa (8/11/2022).

Abah sapaan akrabnya, juga menjelaskan, "Padahal jika melihat nilai pagu anggaran kegiatan proyek PL yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD I) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprop Jabar), itu angkanya berada pada Rp 198 juta,"

"Dari persoalan ini kita dapat melihat. Pantas saja banyak kegiatan proyek yang menjadi temuan auditor, khususnya oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dalam permasalahan kualitas. Logikanya, bagaimana tidak terdapat temuan, kalau pagu anggarannya kurang dari sebagai mana mestinya," ujarnya.

Baca Juga: TNI Polri Gelar Apel Gabungan Wujud Sinergitas dan Soliditas

Halaman:

Editor: Nurdin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X