• Selasa, 6 Desember 2022

Usai Kades Kini Giliran Bendahara Bumdes Rawasari Dipanggil Kejari Karawang

- Jumat, 11 November 2022 | 09:40 WIB
Gedung Kejaksaan Negeri Karawang, (foto:pikiran rakyat)
Gedung Kejaksaan Negeri Karawang, (foto:pikiran rakyat)

Libernesia.com - Menindak lanjuti kasus dugaan hilangnya 700 tabung gas yang dikelola Bumdes Rawasari, Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat. Kades Rawasari mulai dimintai keterangan Kejaksaan Negeri Karawang. Kamis, (10/11/2022).

Namun, kali ini justru giliran Bendahara Bumdes Rawasari yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Jumat (11/11/2022).

Baca Juga: Dimintai Keterangan, Kades Rawasari Penuhi Panggilan Kejari Karawang

Dalam surat Kejaksaan Negeri Karawang Nomor SP-3776.M.2.26/Fd.2/11/2022 bersifat biasa dengan perihal permintaan keterangan.

Bendahara Bumdes Rawasari Endang diminta datang untuk dimintai keterangannya dengan membawa dokumen-dokumen yang terkait dengan dugaan penggelapan Aset BumDes Mandiri Rawasari Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang berdasarkan surat perintah penyelidikan Kejaksaan Negeri Karawang nomor print-1966/M.2/Fd.2/11/2022 tanggal 04 November 2022.

Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Karawang, Cakra Nur Budi Hartanto SH.MH, sebelumnya mengatakan bahwa akan terus mendalami dugaan kasus penggelapan aset Bumdes berdasar laporan sebelumnya.

Baca Juga: Terlibat Hutang Anggaran Mamin di Disnaker Karawang, Korban Ungkap Uangnya Sempat Dipake Ongkos ke Jerman

"Surat perintah penyelidikan sudah terbit dan kita akan mulai melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan," terangnya.

Kepala Desa Rawasari, Subur mengaku sejak terpilih menjadi kepala desa baru pihaknya belum menerima penyerahan pengelolaan Bumdes dari kepemimpinan kepala desa maupun pengurus Bumdes sebelumnya.

Halaman:

Editor: Yana Mulyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X