• Selasa, 6 Desember 2022

Dimintai Keterangan, Kades Rawasari Penuhi Panggilan Kejari Karawang

- Kamis, 10 November 2022 | 18:52 WIB
Kades Rawasari, Subur penuhi panggilan Kejaksaan Negeri Karawang, (foto: istimewa)
Kades Rawasari, Subur penuhi panggilan Kejaksaan Negeri Karawang, (foto: istimewa)

Libernesia.com - Menindak lanjuti kasus dugaan hilangnya 700 tabung gas yang dikelola Bumdes Rawasari, Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat. Kades Rawasari mulai dimintai keterangan Kejaksaan Negeri Karawang. Kamis, (10/11/2022).

Dalam surat Kejaksaan Negeri Karawang Nomor SP-3773.M.2/Fd.2/11/2022 bersifat biasa dengan perihal permintaan keterangan.

Baca Juga: Kasus Hilangnya 700 Tabung Gas yang Dikelola Bumdes Rawasari Dilaporkan ke Kejari Karawang

Kades Rawasari Subur diminta datang untuk dimintai keterangannya dengan membawa dokumen-dokumen yang terkait dengan dugaan penggelapan Aset BumDes Mandiri Rawasari Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang berdasarkan surat perintah penyelidikan Kejaksaan Negeri Karawang nomor print-1966/M.2/Fd.2/11/2022 tanggal 04 November 2022.

Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Karawang, Cakra Nur Budi Hartanto SH.MH, sebelumnya mengatakan bahwa akan terus mendalami dugaan kasus penggelapan aset Bumdes berdasar laporan sebelumnya.

"Surat perintah penyelidikan sudah terbit dan kita akan mulai melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan," terangnya.

Baca Juga: Dilaporkan ke Kejaksaan, DPMD Karawang Tinjau Langsung Soal 700 Tabung Gas Aset Bumdes Rawasari yang Hilang

Kepala Desa Rawasari, Subur mengaku sejak terpilih menjadi kepala desa baru pihaknya belum menerima penyerahan pengelolaan Bumdes dari kepemimpinan kepala desa maupun pengurus Bumdes sebelumnya.

Tak hanya itu, Kades Subur datang di ruangan kosong. Diketahui, mobiler (perabotan dan peralatan yang ada) hilang, diduga diambil kades sebelumnya.

Halaman:

Editor: Yana Mulyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X