• Selasa, 6 Desember 2022

Tak Hanya 700 Tabung Gas, Ini yang Didalami Kejari Karawang Soal Kasus Dugaan Penggelapan Aset Bumdes Rawasari

- Kamis, 24 November 2022 | 10:41 WIB
Kantor Kejaksaan Negeri Karawang, (foto : Yana Mulyana).
Kantor Kejaksaan Negeri Karawang, (foto : Yana Mulyana).

Libernesia.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang tengah mendalami kasus dugaan penggelapan Aset desa yang dikelola Bumdes Rawasari, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang.

Dalam perkembangannya, Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Karawang, Cakra Nur Budi Hartanto SH.MH, mengatakan bahwa dalam beberapa hari ini tengah melakukan beberapa pemanggilan saksi maupun orang yang bersangkutan dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Kejari Karawang Mulai Telaah Kasus Proyek Pembuatan Lapang Bola Voli di Karawang

"Masih proses dan melakukan pemanggilan yang bersangkutan," terangnya.

Dalam kasus ini, kata dia bukan hanya dugaan penggelapan aset pada kegiatan pendistribusian Tabung Gas saja. Namun, juga ada beberapa kegiatan yang dikelola oleh Bumdes Rawasari.

"Jadi bukan hanya tabung gas saja, tapi ada koperasi simpan pinjam dan ternak kambing atau domba yang dikelola Bumdes Rawasari," ungkapnya.

Sebelumnya, beberapa orang yang sudah dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan Kepala Desa, Bendahara Bumdes dan Ketua Bumdes yang menjabat saat itu.

Baca Juga: Usai Kades Kini Giliran Bendahara Bumdes Rawasari Dipanggil Kejari Karawang

Sebelumnya, diketahui Kepala Desa Rawasari, Subur mengaku sejak terpilih menjadi kepala desa baru pihaknya belum menerima penyerahan pengelolaan Bumdes dari kepemimpinan kepala desa maupun pengurus Bumdes sebelumnya.

Halaman:

Editor: Yana Mulyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X